Gaji Rp 25 Juta Dari Appen Global (Pengalaman Pribadi)
Halo sahabat, semoga sehat selalu. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman ketika bekerja sebagai seorang Social Media Evaluator di Appen Global. Ada yang pernah mendengar perusahaan satu ini?
Appen Global adalah perusahaan teknologi yang berlokasi di Australia. Perusahaan satu ini bergerak dalam bidang teknologi. Tentu saja bidang usaha yang dijalani cukup beragam dari mulai penerjemahan, transkripsi, proofreading, social media evaluator, dan data collection.
Bayaran untuk masing-masing proyek yang tersedia juga berbeda-beda. Ada yang dibayar per proyek, ada juga yang dibayar perjam. Tergantung jenis proyek yang diikuti. Kalau saya dulu ikut proyek dengan bayaran 5$ per jam atau kurang lebih Rp 70 ribuan untuk satu jamnya.
Ada banyak juga survei yang disediakan oleh perusahaan satu ini untuk para karyawan baru. Bayarannya juga cukup besar, 2 $ atau sekitar Rp 30 ribuan untuk sekali survei. Melihat potensi penghasilannya yang cukup besar, tidak heran kalau persaingan untuk masuk ke Appen sangatlah ketat.
Berawal Dari Menganggur
Awal mula saya kenal pekerjaan di Appen ini adalah ketika saya menganggur. Cukup lama hingga uang di tabungan hampir habis seluruhnya. Padahal saya ini sudah berkeluarga dan punya tanggungan di rumah.
Pada waktu itu cari kerja cukup sulit. Kebanyakan nyari lulusan D3 dan S1. Sedangkan saya kuliah saja tidak beres. Cuma bermodal lulusan SMA sedangkan usia sudah kepala tiga. Cukup sulit bersaing dengan mereka yang masih muda.
Teman adik saya memberikan penawaran kerja di Appen. Jadi dia ngasih rekomendasi untuk melamar ke Appen Global (dulu Masih Appen Global). Dia kasih link daftar di Appen dan nyuruh saya coba-coba melamar disitu.
Ya sudahlah, daripada menganggur lebih baik saya coba. Dan malam harinya langsung saja saya buat akun di Appen Global. Proses pembuatan akun disini sama sekali tidak sulit. Anda hanya perlu menyiapkan email, mengisi data diri, mengupload resume atau CV yang masih aktif, kemudian mengisi form survey yang dilakukan setelahnya.
Mendapatkan Proyek Appen Ternyata Susah
Dari sini saya sudah bisa melihat project apa saja yang saat itu sedang dibuka di Appen. Ternyata cukup banyak gan. Bayarannya juga variatif. Ingat pertama kali itu saya melamar ke project Zolo namanya.
Bayaran dari project ini adalah 5$ per jam. Lumayan tinggi juga. Namun ternyata saya tidak diterima karena kuota pelamar sudah penuh. Namun ternyata disini kita bisa melamar beberapa project sekaligus.
Jadi saya lamar saja beberapa project lain dengan bayaran yang lebih kecil. Perlu dipahami, ada dua jenis project yang bisa anda lamar di Appen. Yang pertama adalah general project. Sedangkan yang lainnya adalah micro project.
Micro project ini ternyata memiliki persyaratan yang jauh lebih mudah. Pada saat melamar micro project dengan bayaran 2$ per tugas, saya langsung diterima. Hal ini cukup menggembirakan meskipun pekerjaannya sangat terbatas.
Setiap bulan hanya ada 2 task saja yang bisa saya kerjakan. Jadi total bulan itu saya cuma dapat 4 $ saja. Namun daripada saya tidak melakukan apa-apa, terus saja saya konsisten melakukan project micro dari Appen.
Ditawari Project Dengan Bayaran Besar
Setelah hampir 2 bulan mengerjakan berbagai project micro dengan bayaran 2% dari Appen, akhirnya kesempatan itu pun tiba. Saat mengecek email, ternyata ada notifikasi email dari Appen Global.
Isinya adalah penawaran khusus untuk saya agar mengikuti proses rekrutmen project terbaru dari Appen Global. Saat itu nama projectnya Zumba dengan bayaran 5$ perjam. Dan jam kerja 20 jam per minggu.
Sebagaimana orang “butuh”, yang saya perhitungkan saat itu bukan kerjanya apa, tapi lebih ke penghasilannya. 5$ x 20 jam per minggu. Jika kurs Dollar Rp 14.000, berarti potensi gaji saya per minggu adalah Rp 70.000 x 20 = Rp 1.400.000,-.
Artinya saya bisa mendapatkan gaji sekitar Rp. 6.600.000 perbulan. Dan pekerjaannya Full Remote dari rumah.tanpa perlu bensin, transportasi, panas-panasan, atau adaptasi sebagai karyawan baru.
Cukup koneksi internet yang memadai, dan sedikit kemampuan bahasa Inggris untuk memahami tugas yang diberikan dan berkomunikasi dengan tim yang bekerja di pusat. Untuk spesifikasi komputer, tidak terlalu berarti sih. Soalnya kita bekerja melalui browser Chrome saja.
Proses Test Kerja di Appen
Pada saat mengikuti tes kerja di Appen, ada beberapa fase yang harus dilalui. Kalau anda mendapatkan invitation email seperti yang saya dapatkan, tentu anda hanya tinggal klik email tersebut dan langsung masuk ke sesi pengisian form.
Tapi kalau cara manualnya, anda hanya tinggal log in ke akun Connect Appen, kemudian klik all project. Lalu temukan nama project yang sudah kamu lamar. Langsung saja klik menu biru yang ada di bagian bawah project itu sendiri.
1. Mengisi Biodata
Fase pertama yang saya ikuti saat itu adalah mengisi form biodata secara online. Anggap saja ini form pelamar kerja sebagaimana umumnya. Jangan lupa untuk memasukkan data sesuai realita agar pihak Appen benar-benar mengenal kemampuan dan kapasitas anda. Setelah selesai, anda bisa langsung klik submit.
2. Melamar Pekerjaan
Setelah anda selesai melakukan pengisian data, selanjutnya hanya tinggal melamar project yang direkomendasikan oleh sistem Appen Global. Tinggal klik tombol Apply dan lamaran akan secara otomatis masuk.
3. Mengisi TOS (Terms of Services)
Selanjutnya anda akan diminta untuk mengisi TOS. Isi saja semua pertanyaan yang muncul sampai selesai. Ini untuk kepentingan rekrutmen awal.
4, Menunggu Email
Dari sini saya diminta untuk menunggu email dari pihak Appen. Selama kurang lebih 2 minggu, email undangan untuk melakukan test pun datang. Tinggal klik tautannya dan anda akan langsung di bawa ke halaman test.
5. Memahami Project Guidelines
Anda akan langsung diberikan project guidelines. Dokumen satu ini berisikan cara untuk mengerjakan proyek Appen yang dilamar. Jadi test yang dilakukan adalah mengerjakan proyek itu sendiri. Nantinya ada nilai minimum yang ditentukan oleh Appen.
Pahami Guidelines dengan baik karena kunci kelulusan anda ada pada dokumen tersebut. Anda bahkan boleh mengisi soal tes sambil melihat guideliness. Namun anda harus teliti karena banyak tugas jebakan.
6. Kelulusan
Setelah saya mengerjakan soal tes, Alhamdulillah tugas terselesaikan dengan baik dan melebihi nilai batas minimum. Ada email notifikasi kalau saya dinyatakan resmi bergabung dengan proyek tersebut. Tentu saja kabar ini sangat menggembirakan.
Tidak Langsung Bekerja
Setelah saya dinyatakan diterima, ternyata saya tidak langsung dipekerjakan oleh Appen. Alasannya masih ada pekerja aktif lain saat ini. Seingat saya, butuh 3 minggu untuk mulai bekerja sejak saya dinyatakan diterima.
Ketika anda bekerja, anda akan diberikan tautan khusus. Tautan tersebut membawa anda pada sebuah aplikasi yang sudah dibuat oleh Appen. Tugas langsung dikerjakan pada aplikasi tersebut secara online. Tentu saja ada standar khusus dalam pekerjaan anda.
Sebagai pekerja, anda harus bisa memenuhi semua standar tersebut dari awal bekerja sampai akhir. Untuk proyek saya sendiri adalah Proyek Search Engine Evaluator.
Di dalam tugas ini saya hanya bertugas untuk menganalisis berita di Search Engine dan memberikan penilaian mana berita hoax dan mana berita yang valid. Tentu saja dengan melampirkan bukti-bukti penunjang yang bisa dipercaya.
Banyak Lemburan di Proyek Saya
Ketika pertama kali mendapatkan Proyek di Appen, jam kerja saya adalah 5 jam per hari. Senin sampai Jumat. Jam kerjanya tidak harus terus menerus. Anda bisa bekerja pagi selama 3 jam dan sore selama 2 jam. Yang penting totalnya 5 jam. Jam kerjanya benar-benar sangat fleksibel.
Yang membuat saya semakin betah adalah banyaknya lemburan yang tersedia di project itu sendiri. Dalam satu minggu, pihak Appen bisa memberikan lemburan hingga 30 Jam. Artinya saya berpotensi untuk mendapatkan tambahan gaji $5 x 30 = 150 US$ atau sekitar Rp 2,1 jutaan setiap minggunya.
Dengan tambahan lemburan ini, maka potensi gaji saya perminggunya adalah Rp 1,4 juta + Rp 2,1 Juta = Rp 3,5 Jutaan. Dalam satu bulan, saya bisa dapat gaji hingga Rp 14.000.000,- hanya dari rumah. TIdak semua pekerjaan offline bisa memberikan gaji sebesar ini untuk lulusan SMA.
Tanggal Gajian Appen
Appen menggunakan sistem Net 30. Artinya tutup buku setiap tanggal 30. Gaji sendiri dibayarkan setiap tanggal 2 hingga tanggal 5 setiap bulannya. Selama saya bekerja, belum pernah saya mendapati telat gajian dari Appen.
Tidak terasa, kini saya sudah bekerja selama 7 tahun lebih di Appen. Sekarang saya sudah bisa mengatur waktu kerja dengan baik. Bahkan saya mengambil beberapa proyek sekaligus menggunakan akun yang berbeda. Tanpa bermaksud sombong, penghasilan per bulan bisa mencapai Rp 25 juta jika sedang tidak terkendala oleh pekerjaan lainnya.
Post a Comment for "Gaji Rp 25 Juta Dari Appen Global (Pengalaman Pribadi)"